Suatu saat nanti saya akan kesana. Walaupun cuma buat duduk bego selama 15 menit di padang rumput, menikmati semilir angin panas, bermandikan cahaya matahari.. Ga perlu sunblock atau apapun. Saya rela kulit saya terbakar dan bau matahari. Cuma ada saya, rumput hijau, dan langit luas.
I'll see you soon, wheat berry, green grass, blue sky, clouds, hills, Mateo.. Picture belongs to kakak @irfant.
Last Thursday was one of the most craziness moment ever. Watched Morrissey with my own eyes!! Well it was a glimpsed, actually. Maklum, tinggi saya cuma seketek orang normal. Malam sebelumnya saya sempet demam, dihajar virus flu dari orang-orang rumah. Sampai Kamis pagi pun badan belum enakan juga dan menjelang sore akhirnya strike back pake vitamin C dosis tinggi. Lumayan membantu, walaupun masih sumeng-sumeng ga jelas.
Singkat kata singkat cerita, tepat pukul 18.30 berangkat lah saya ke venue. Saya ambil taksi ke arah Benhil untuk menghindari macet di daerah Sudirman dan biar ga repot harus puter balik juga. Begitu dapet, langsung dengan semangat bergelora di dalam dada saya bilang ke bapak supirnya, "Istora Senayan, pak!". Selama perjalanan menuju ke sana, saya sempatkan ganti baju dulu. Tidak usah saya ceritakan lebih detail lagi bagian yang ini, tapi yang jelas saya makin mahir berganti-baju-dalam-taksi. Begitu masuk kompleks Senayan, saya SMS mba Oxal dan mas Yearry, bilang kalau saya sudah dekat Istora. Ga berapa lama, mba Oxal bales dan bilang jeng jeng jeng jeeeeeng..
Aing salah lokasi doooooong.. Jadi harusnya teh Tenis Indoor, bukan Istora Senayan. Yang di Istora itu acaranya Russel Peters. Huhu.
Akhirnya setelah berbingung-bingung-ria dengan bapak supirnya, sampailah ke lokasi yang benar; Tennis Indoor Senayan. Sebenarnya dari Istora itu ga jauh sih, cuma karena emang ga tau, jadi weh pake acara muter-muter dulu. Sempet ribet juga, tapi akhirnya bisa ketemu mas Yearry, mas Yudi, mas Lupi dan mas-mas lainnya. Bahkan sempet ketemu Willy pula yang nonton sama adiknya-yang-saya-lupa-namanya-siapa. Setelah mengantri mengular berliku-liku, akhirnya masuk juga tuh ke dalem. Tentu saja konsernya belum mulai sama sekali. Kita disitu nunggu hampir 2 jam sampe akhirnya opa Moz bener-bener keluar. Udah duduk-berdiri-duduk-berdiri lagi sampe sempet kepikiran untuk pulang saja saking bosennya nunggu. Pake acara diputerin video jadul ga jelas pula. Oiya waktu nunggu itu sempet ketemu sama @BerryVEE dan ketemu sama adiknya yang dulu pernah bawain lagunya the Smiths. Ihiy lucu juga loh itu adiknya.. *menggenit* plak!
Anyway, sekitar jam 9 opa Moz keluar dan langsung bawain How Soon Is Now. Seluruh barisan mulai merapat ke depan, dan saya pun terbawa arus menempel ke barisan depan. Karena semuanya saling menempel, jadi ga bisa keliatan apa-apa karena saking rapetnya. Mau jinjit sampe loncat-loncat juga tetep weh ga keliatan apa-apa. Huhu. Berulang kali saya tanya ke mas Dhito dan mas Yearry, yang tingginya 1.5 kali lipat dari tinggi saya, tentang apa yang sedang terjadi di panggung. Tapi tetep ga mengurangi rasa excitement saya (bo, excitement basa endonesanya apa dah?). Mulai chaos itu pas lagu "You Have Killed Me" dan "You're the One For Me, Fatty". Barisan yang tadinya agak longgar, terdesak semakin ke depan, dan semakin rapat. Semua loncat, semua nyanyi, dan um semua berkeringat :| tambah rusuh karena berikutnya opa Moz bawain lagu Alma Matters. Holly! Massive singalong! Termasuk saya juga tentunya. Ga peduli deh mo fals mo engga, yang penting nyanyi! Haha!
Btw itu video nya saya ambil dari um kalau ga salah namanya @upiel. Saya ga sempet ambil apa-apa karena saking hebohnya nyanyi-nyanyi dan lompat-lompat. Sempet ngerekam yang First of the Gang to Die sih, tapi kayanya agak busuk juga suaranya. Hell anyway! Thanks buat mas @upiel atas bootleg kerennya! Cups! Oya, kalau bisa denger ada yang suara-suara tinggi ga jelas gitu, itu kayanya suara saya deh :/
Yang lucu dari semuanya adalah, saya berdiri dikelilingi pria-pria tulen dengan dandanan macho ala anak distro abwes, tapi begitu Moz nyanyiin lagunya mereka, mereka langsung teriak sambil pegang kepala (visual: Bando? Ya ampun..) seakan tidak percaya kalau lagu itu bisa mereka dengerin langsung di depan mata mereka, dan mereka singalong dengan mata terpejam dan tangan terangkat mendalami setiap kata dari liriknya. Ngeliat mereka itu yang bikin seru abis! Hahaha.
Acara selesai sekitar jam 10.30 entah lah saya lupa pastinya jam berapa, tapi yang pasti kaki udah ga berasa karena pegel gila. Kalau ga salah hitung, opa Moz bawain 18an lagu. Menurut saya sih endingnya agak garing. Encore nya pake Still III. Well for some people, lagu itu keren sih, tapi akan lebih dapet lagi kalau encore nya pake lagu yang lebih manusiawi, yang bisa bikin heboh. I mean, I dunno, lagu-lagu setelah Meat Is Murder itu suasana berasa jadi lebih suram aja jadinya hahaha. Jadi kaya siklus pelana gitu, macemnya demam berdarah, heboh di awal, stabil, menggila di tengah, kemudian semakin menuju stabil kembali bahkan cenderung menurun. Pas bagian I Know It's Over sebenernya pengen nyanyi keras-keras, tapi mas-mas sekitar ga ada yang nyanyi, jadi weh malu :| Secara keseluruhan sih set listnya keren. Cuma ya akan lebih keren lagi kalau encorenya pake lagu yang lebih wow. Ah tapi tetep keren lah pokonya. Morrissey, man! Kapan lagi bisa liat opa gembira itu manggung bukan? :D As I live and breathe, you have killed me, you have killed me~
I've made up my mind. Can't tell you now but it surely something wild! See I'm 25 now, and I've been planning to do something wild on my 26, which is going to happen in next 5 months, since forever ago. So, yea, bring it on, life!!
Tadi seharian duduk gembira di taman Surapati. Iya. Akhirnya kencan sama Mae!! Horeeeee~ Seneng banget bisa ketemu Mae. Udah ada 6 bulan kali kita ga ketemu. Belakangan ini Mae sibuk banget. Wrecking on sama thesisnya. Kayanya heboh banget deh, gatau juga de itu dia bikin apaan. Research buat bikin network di Indonesia jadi lebih bagus kali yah? Tapi apapun itu, I'm praying for the best aja deh pokonya.
Anyway, jadi iya, tadi beneran duduk gembira gitu seharian di taman Surapati. Cuma bekel skittles sama kain pantai, terus ngobrol-ngobrol deh sampe bego hihihi. Seneng banget! Seneng karena akhirnya bisa ketemu Mae, bisa ngobrol update cerita, dan bisa duduk-duduk di taman! Hihihi pokonya senang deh! Terus aga sorean, kita jalan deh ke taman Menteng. Jadi ceritanya tadi teh wisata dari taman ke taman gitu hahaha. Lucunya tadi pas di taman Menteng ketemu sama orang kantor! Tapi sayangnya gue gatau namanya. Orang Filipin, dan gue pernah sekali pinjem charger handphone ke dia. Hahaha. Ya namanya juga si gue pan yah, suka sok kenal dan sok asik. Jadi aja kemaren pinjem charger tapi ga ngenalin diri. Yang ada tadi teh paliat-liatan gitu dari jauh. Gue ragu mau nyapa, karena ga tau juga namanya, dan dia juga kayanya ragu juga mau nyapa gue. Takut salah orang kali ye. Hahaha. Ntar Senin mau gue sapa ah, sekalian tanya namanya. Hehe :D So anyway, how's your weekend? Tenang, masih ada satu hari lagi nih. So, have a great weekend, you! ;)
Lagu ini saya dedikasikan buat Omcrot. Well up until know, I don't really exactly know what the hell has happened between us, I know I was wrong, I made a mistake, my thumbs become a slutty bitches till I wrote some stupid things before, and I sincerely deeply apologize from the bottom of my whatever good thing that I have to say here, yes I am sorry. I feel sorry for all the things that make you feel uncomfortable. I know it's a terrible thing and I feel bad with that. Well I know you've been good there, even without knowing me in your life or whatsoever, and we barely know each other. It just, I kind of miss you, old man. We used to be doing those stuff, silly chat, jerking each other, man what the hell happen?! Anyway, I still sorry for whatever it is. Again, I know you're okay now, and dealing with me again is just not gonna make your world even better, but hey, I really do miss you! I hope you read this. I know I sounds like pretty pathetic lil teenager but hey fucking hell with that. Salam crot! :D